Chat Kami
Pencarian Teratas
Tuesday, 02 Dec 2025
Daihatsu Sigra dan Toyota Calya adalah dua mobil MPV kecil (LCGC MPV) hasil kerja sama Astra Daihatsu Motor dan Astra Toyota. Mereka berdua dirancang sebagai mobil keluarga yang terjangkau, irit bahan bakar, dan bisa mengangkut banyak penumpang pada dimensinya yang kompak. Meskipun “saudara kembar”, Sigra dan Calya punya karakteristik yang berbeda jika diperhatikan lebih dekat.
Pada sisi performa, Sigra hadir dengan dua pilihan mesin: 1.0 liter dan 1.2 liter, sementara Calya hanya punya mesin 1.2 liter. Mesin 1.2 L di kedua mobil menghasilkan tenaga sekitar 88 PS dan torsi 108 Nm. Versi mesin 1.0 L di Sigra (kode 1KR-VE) lebih hemat bahan bakar, tetapi performanya terasa lebih ringan, terutama saat membawa beban penuh atau menanjak. Transmisi di kedua mobil juga serupa: tersedia pilihan manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan.
sumber : belanjamobil.co.id
Daihatsu Sigra memiliki kelebihan pada harganya yang lebih terjangkau, konsumsi BBM yang irit, serta pilihan varian yang lebih banyak sehingga cocok untuk keluarga yang mencari mobil 7-seater ekonomis. Sementara itu, Toyota Calya unggul pada kenyamanan berkendara, fitur yang sedikit lebih lengkap, serta dukungan layanan purna jual dan nilai jual kembali yang biasanya lebih stabil berkat brand Toyota. Secara keseluruhan, Sigra menawarkan value yang kuat, sementara Calya memberikan pengalaman yang lebih matang dan praktis.
Daihatsu Sigra punya banyak keunggulan yang menjadikannya pilihan menarik bagi keluarga, first-time buyer, atau mereka yang butuh mobil ekonomis sekaligus fungsional. Salah satu kekuatannya adalah kapasitas penumpang: Sigra bisa menampung hingga 7 orang dengan konfigurasi bangku 2-3-2, menjadikannya MPV LCGC yang sangat fleksibel untuk penggunaan keluarga.
Dalam hal konsumsi bahan bakar, Sigra sangat efisien. Mesin-mesin yang digunakan (1.0 L dan 1.2 L dengan teknologi VVT-i / dual VVT-i) dirancang agar hemat BBM, dan dalam kondisi ideal mampu mencapai jarak yang cukup tinggi per liter bensin. Daihatsu Indonesia Selain itu, konsumsi irit ini terutama terasa dalam penggunaan harian dan perkotaan, menjadikannya sangat cocok untuk mobil aktif keluarga atau mobil pertama. Kabin Sigra juga sangat leg spacious: meskipun tubuhnya tergolong kompak, ruang dalam cukup lapang, dengan baris ketiga yang masih bisa diakses, serta fitur pelipatan kursi (one touch tumble) yang memudahkan ketika ingin memberi ruang bagasi atau menurunkan penumpang.
Keamanan juga menjadi perhatian: beberapa varian Sigra sudah dilengkapi dengan dual SRS airbag, sistem pengereman ABS + EBD, immobilizer, serta sensor parkir dan kamera belakang di tipe tertentu. Fitur-fitur keselamatan ini membuat Sigra tidak hanya ekonomis tapi juga aman untuk keluarga.
Toyota Calya punya sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan populer untuk keluarga dan pengguna yang menginginkan MPV hemat tapi tetap fungsional. Salah satu kelebihan utamanya adalah kapasitas penumpang 7 orang meski termasuk mobil LCGC (Low Cost Green Car), Calya dirancang sebagai MPV kompak yang bisa mengangkut banyak orang dalam ruang kabin yang cukup efisien. Mesin Calya menggunakan unit 1.2 liter (1.197 cc) dengan teknologi Dual VVT-i, yang berarti efisiensi bahan bakar tetap tinggi sekaligus performa cukup untuk penggunaan sehari-hari. Transmisi tersedia dalam versi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan, memberi fleksibilitas sesuai gaya berkendara dan kebutuhan.
Dari sisi kenyamanan dan kemudahan berkendara, Calya dibekali sistem power steering elektrik (EPS), membuat manuver di perkotaan atau parkir menjadi ringan dan mudah. Suspensinya juga disesuaikan agar nyaman di jalan kota, dengan peredaman yang cukup baik untuk penumpang baris belakang. Kelebihan Calya juga terlihat dari fitur keselamatan: pada banyak varian, sudah dilengkapi dual SRS airbag, ABS (Anti-lock Braking System), EBD, serta ISOFIX untuk pemasangan kursi anak, yang membuatnya cukup aman untuk mobil MPV segmen ekonomis. Ada juga sensor parkir di beberapa varian untuk memudahkan parkir.
Daihatsu Sigra dan Toyota Calya sebenarnya memiliki basis yang sama sebagai MPV 7-seater yang terjangkau untuk keluarga. Sigra biasanya menawarkan harga yang sedikit lebih murah dengan pilihan varian lebih banyak, sehingga cocok bagi pengguna yang mengejar value dan efisiensi. Sementara itu, Calya unggul pada kenyamanan, kualitas finishing, serta nilai jual kembali yang umumnya lebih stabil berkat brand Toyota. Secara performa dan kapasitas keduanya hampir identik, sehingga pilihan biasanya bergantung pada preferensi brand dan budget. Berikut penjelasan kekurangan dari Daihatsu Sigra.
Daihatsu Sigra memang populer sebagai MPV LCGC yang ekonomis, tetapi tidak luput dari beberapa kekurangan yang penting untuk dipertimbangkan. Salah satu kelemahan utamanya adalah material bodi dan interior yang terasa tipis. Bodi Sigra cukup ringan dan “ringkih” menurut beberapa pengguna, sehingga mudah penyok dan kurang kokoh jika dibandingkan mobil yang lebih besar atau lebih mahal. Peredaman kabin Sigra juga menjadi catatan. Sistem peredaman suara dirasa kurang memadai suara dari luar seperti kebisingan jalan atau angin masih cukup jelas terdengar di dalam kabin, terutama pada kecepatan tinggi atau permukaan jalan kasar.
Walaupun Sigra mengusung konfigurasi 7-penumpang, kenyamanan di baris ketiga terbatas. Ruang kaki dan kepala di baris tersebut sempit, sehingga kurang ideal untuk penumpang dewasa pada perjalanan jauh. Apalagi ketika diisi penuh, suspensi belakang cenderung amblas karena beban berat, yang bisa menurunkan kenyamanan dan stabilitas Di sisi performa, varian mesin 1.0 L Sigra terasa kurang bertenaga ketika mobil membawa banyak penumpang atau melewati tanjakan. Untuk beberapa versi, akselerasi awal terasa lambat dan “tarikan” kurang agresif. Dari segi kualitas interior, meski fungsional, material plastik yang digunakan masih standar dan terasa murah.
Baca Juga:
Toyota Calya, meskipun populer sebagai MPV LCGC yang terjangkau, memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli. Salah satu kelemahan utamanya adalah bahwa mesin 1,2 liter terasa terbatas, terutama saat mobil diisi penuh (7 orang) atau melewati tanjakan curam. Akselerasi bisa lambat dan pengemudi mungkin perlu sering menurunkan gigi agar tenaga tetap terasa cukup. Kemudian, suspensi belakang mudah “ambles” saat dimuat penuh, sehingga bagian belakang mobil terasa turun ketika banyak penumpang dan barang, yang bisa mempengaruhi kenyamanan dan stabilitas. Kualitas material bodi juga menjadi catatan: bodinya tergolong tipis, sehingga potensi penyok lebih tinggi dan terasa kurang kokoh dibanding mobil MPV yang lebih besar.
Dalam hal interior, material yang dipakai cukup standar dan tidak terasa premium. Panel dashboard dan trim pintu banyak menggunakan plastik keras, yang memberikan kesan “murah” dibanding mobil MPV non-LCGC. Posisi duduknya juga tidak bisa diatur terlalu banyak kursi dan headrest terasa kurang suportif, sehingga perjalanan jauh bisa membuat pengemudi atau penumpang cepat lelah. Untuk sistem pendingin udara (AC), Calya menggunakan air circulator alih-alih blower AC double. Meskipun ini membantu mengedarkan udara ke baris belakang, aliran udara dari circulator terkadang kurang maksimal dan bisa menimbulkan suara, terutama ketika penumpang di baris ketiga.
sumber : belanjamobil.co.id
Kalau prioritasmu adalah irit bahan bakar dan biaya perawatan rendah, Sigra bisa jadi pilihan lebih baik. Jika kamu lebih mengutamakan mesin yang lebih bertenaga dan sedikit lebih stabil saat mengangkut 7 penumpang, Calya patut dipertimbangkan.
Sigra memiliki pilihan mesin 1.0 L dan 1.2 L, jadi penting menentukan mana yang lebih sesuai dengan gaya berkendara dan beban penggunaan. Pastikan varian yang kamu incar memiliki fitur keselamatan dan kenyamanan sesuai kebutuhan tidak semua varian Sigra punya ABS.
Mintalah bukti catatan servis dari pemilik sebelumnya agar bisa melihat apakah mobil dirawat secara rutin. Cek juga di mana servis dilakukan: bengkel resmi atau non-resmi, karena ini bisa berdampak besar pada kondisi mesin dan komponen lainnya.
Uji dalam kondisi jalan berbeda: tanjakan, jalan raya, jalan rusak. Rasakan apakah transmisi, suspensi, dan kemudi masih dalam kondisi sehat. Dengarkan suara mesin saat idle dan saat dipacu pastikan tidak ada suara aneh atau getaran yang mencurigakan.
Baca juga:
Pastikan bodi mobil tidak menunjukkan bekas tabrakan besar atau perbaikan kasar. Cek kondisi interior: jok, dashboard, plafon, karpet, dan apakah ada tanda pernah kebanjiran. Perhatikan sistem ventilasi: Sigra menggunakan air circulator, bukan AC double blower, jadi cek kondisi kipasnya.
Dari penjelasan mengenai Daihatsu Sigra dan Toyota Calya, bisa ditarik kesimpulan keduanya sama-sama memiliki kekurangan dan juga kelebihan. Pilih Daihatsu Sigra kalau kamu mengutamakan efisiensi bahan bakar (terutama dengan mesin 1.0 L), dan butuh varian yang lebih banyak agar bisa sesuaikan dengan budget. Pilih Toyota Calya kalau kamu lebih suka tampilan yang lebih elegan, butuh mesin 1.2 L yang agak lebih kuat, dan menginginkan fitur keselamatan tambahan di varian atas.
Jika Anda ingin, lebih aman saat membeli mobil antara Daihatsu Sigra atau Toyota Calya, Anda bisa cek di Belanja Mobil . Selain itu juga akan mendapatkan banyak keuntungan, mulai dari gratis garansi 1 tahun mulai dari mesin, transmisi, sampai dengan free detailing 2x serta tersedia layanan bebas khawatir dari buy back warranty, keabsahan dokumen, sampai dengan free home delivery max. 30 KM dengan beli mobil di Belanja Mobil. Cek Pilihan Mobil Berkualitas Hanya di Belanja Mobil.