Chat Kami
Pencarian Teratas
Monday, 26 May 2025
Toyota Innova Zenix bekas mulai banyak bermunculan di pasar, jadi wajar kalau Anda mulai meliriknya. Dibanding membeli baru, selisih harganya bisa mencapai Rp 20–50 juta, sementara kondisi unitnya rata-rata masih sangat baik mengingat usia mobil ini belum lebih dari tiga tahun.
Tapi sebelum memutuskan, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Beberapa di antaranya adalah varian mana yang paling sesuai kebutuhan, bagaimana performa mesin hybridnya dalam pemakaian sehari-hari, dan berapa harga layak yang akan Anda bayar. Semua itu dibahas di sini.
Meski tergolong mobil baru, namun harga mobil Zenix bekas sudah mulai menyesuaikan dengan harga pasar. Saat ini, selisih antara unit bar dan bekas bisa berkisar antara Rp 20-50 juta, tergantung varian dan kondisi kendaraan.
Berikut ini kisaran harga mobil Zenix bekas:
Varian | Tahun Produksi | Jenis Mesin | Kapasitas Mesin | Transmisi | Kisaran Harga Bekas |
Zenix 2.0 G Bensin | 2022–2023 | Mesin bensin DOHC Dual VVT-i | 1.987 cc | CVT | Rp420 juta – Rp450 juta |
Zenix 2.0 G Hybrid | 2022–2023 | Mesin bensin + motor listrik | 1.987 cc (Hybrid) | e-CVT | Rp480 juta – Rp520 juta |
Zenix 2.0 V Hybrid | 2022–2023 | Mesin bensin + motor listrik | 1.987 cc (Hybrid) | e-CVT | Rp550 juta – Rp600 juta |
Zenix Q HV (Q Hybrid) | 2023 | Mesin bensin + motor listrik | 1.987 cc (Hybrid) | e-CVT | Rp620 juta – Rp660 juta |
Baca Juga:
Innova Zenix tersedia dalam dua pilihan mesin: bensin dan hybrid di mana keduanya berkapasitas 2.0 liter.
Varian bensin menggunakan mesin M20A-FKS yang menghasilkan tenaga 171 hp dan torsi 204 Nm, cukup bertenaga untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh. Transmisinya menggunakan CVT.
Varian hybrid sedikit berbeda. Mesin M20A-FXS-nya menghasilkan 149 hp, tapi dibantu motor listrik 111 hp, sehingga total torsinya justru lebih responsif di kecepatan rendah. Ini yang membuat hybrid terasa lebih ringan di kemacetan kota. Mesin bensin baru aktif penuh setelah kecepatan melebihi 50 km/jam, dan baterainya — tipe Ni-MH — diletakkan di bawah jok depan tanpa memakan ruang kabin.
Soal efisiensi, Zenix diklaim 20–40% lebih hemat dari Innova Reborn. Tidak ada opsi diesel di generasi ini.
Sekilas Zenix memang masih mirip dengan Innova Reborn, tapi proporsinya sudah berbeda. Dimensinya lebih besar: panjang 4.755 mm, lebar 1.859 mm, tinggi 1.795 mm, dengan tampilan yang lebih tegap dan modern.
Semua varian sudah menggunakan lampu LED untuk headlamp, foglamp, dan DRL. Bumper depannya punya lekukan yang terasa lebih agresif dibanding generasi sebelumnya. Untuk varian V hybrid, ada panoramic sunroof besar yang membentang hampir sepanjang atap. Fitur tersebut langsung membedakannya secara visual dari varian G.
Dashboard Zenix terasa satu level di atas Innova Reborn. Material Soft Pad di area yang sering tersentuh memberi kesan lebih premium. Layar MID 7 inci ada di semua varian, sementara head unit-nya 9 inci untuk tipe G dan 10 inci untuk tipe V.
Seluruh jok dilapisi kulit sintetis dan bisa dikonfigurasi sesuai kebutuhan. Varian hybrid mendapat tambahan wireless charger di konsol tengah. Untuk konektivitas, semua varian sudah dilengkapi Bluetooth, Wi-Fi, voice recognition, dan NFC untuk tap kartu e-Toll. Fitur yang terakhir ini cukup praktis untuk pengguna jalan tol harian.
Baca Juga:
Innova Zenix pada varian V hybrid dan Q hybrid sudah dilengkapi dengan panoramic sunroof sehingga mobil ini terlihat sangat mewah.
Kedua, Innova Zenix memiliki konsumsi BBM yang lebih irit jika dibandingkan dengan Innova Reborn. Khususnya untuk Innova Zenix varian V hybrid, konsumsi BBM di jalan tol mencapai 1:21 km per liter, sementara di dalam kota sekitar 1:10 km per liter.
Innova Zenix sudah dilengkapi captain seat ottoman, sehingga penumpang bisa duduk lebih rileks selama perjalanan karena adanya sandaran kaki.
Meskipun merupakan pilihan mobil premium, Innova Zenix pun memiliki beberapa kelemahan, antara lain:
Salah satu kekurangan Innova Zenix adalah pilihan transmisi yang terbatas, hanya ada transmisi otomatis CVT. Meskipun saat ini banyak digandrungi oleh para pengguna, namun CVT bisa memakan biaya lebih besar untuk perawatannya. Selain itu, CVT juga masih kalah tangguh jika dibandingkan dengan transmisi manual.
Pada generasi sebelumnya, Kijang Innova menyediakan mesin diesel yang banyak dicintai oleh para pengguna Innova. Namun untuk Innova Zenix hanya memiliki pilihan mesin hybrid atau bensin yang sama-sama berkapasitas 2.000 cc.
Meski secara tampilan terlihat modern, namun ada satu hal yang membuat mobil ini terasa mengganjal, yakni velg mobil ini tampak terlalu kecil. Hal ini bisa dilihat dari ruang atau jarak yang cukup jauh antara lingkar fender dan ban mobil. Masalah ini utamanya bisa kita temukan pada varian G model bensin atau hybrid karena hanya menggunakan ukuran 16 inci.
Innova Zenix bekas adalah salah satu kasus langka di pasar mobil second: unit yang masih muda, teknologi yang masih relevan, dan harga yang sudah mulai bisa dinegosiasi. Untuk kebutuhan mobil keluarga jangka panjang, sulit menemukan kombinasi yang lebih masuk akal di segmen ini.
Yang penting, pastikan unit yang Anda beli sudah melalui inspeksi menyeluruh, terutama kondisi baterai hybrid dan riwayat servisnya. Di Belanja Mobil, setiap unit yang tersedia sudah melewati proses verifikasi dan bergaransi, jadi Anda tidak perlu menebak-nebak kondisi mobil sebelum membelinya.
Kunjungi situs Belanja Mobil sekarang untuk melihat stok terbaru Innova Zenix bekas!