Chat Kami

Pencarian Teratas

Naksir Toyota BEV Baru di GIIAS 2026? Ini Alternatif SUV Bekas yang Lebih Terjangkau

Wednesday, 26 Aug 2026

Naksir Toyota BEV Baru di GIIAS 2026? Ini Alternatif SUV Bekas yang Lebih Terjangkau

Toyota kembali mencuri perhatian lewat SUV listrik terbarunya di Toyota BEV GIIAS 2026, dan wajar kalau kamu ikut tergoda. Namun, sebelum buru-buru menabung untuk unit baru, ada banyak pilihan SUV bekas murah dengan fungsi serupa yang jauh lebih ramah di kantong.

Pertanyaannya, apakah mobil listrik baru selalu menjadi pilihan paling masuk akal, atau justru SUV bekas masih memiliki banyak keunggulan yang sering terlupakan? Yuk, simak perbandingannya.

Toyota BEV Baru di GIIAS 2026: Apa yang Ditawarkan dan Berapa Harganya

Sumber: Toyota

Mobil Battery Electric Vehicle (BEV) baru andalan Toyota yang resmi diluncurkan di Toyota BEV GIIAS 2026 adalah Toyota bZ4X Touring. Mobil listrik murni ini ditawarkan dengan harga resmi Rp889.000.000 on the road Jakarta, angka yang dinilai cukup kompetitif untuk kelas SUV listrik premium.

Desain dan Konsep Unik

Berbeda dari versi standar, varian Touring mengombinasikan SUV crossover dengan siluet bodi ala station wagon yang ikonik, dengan panjang 4.830 mm, bagian depan memakai bahasa desain hammerhead khas Toyota tanpa gril konvensional, dilengkapi lampu LED tajam, sementara bagian bawah bodi dilapisi warna hitam dove hingga buritan dengan tambahan over fender dan roof rail yang mampu menahan beban hingga 80 kilogram. 

Performa dan Baterai

Toyota bZ4X Touring dibekali sistem penggerak semua roda atau All Wheel Drive (AWD) lewat dua motor listrik yang mampu memuntahkan tenaga total hingga 280 kW dengan torsi maksimal 537 Nm. Baterainya berkapasitas 74,69 kWh dan sanggup menjelajah sejauh 462 hingga 487 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar pengujian WLTP.

Akomodasi dan Fitur Premium

Berkat format bodi station wagon, kapasitas ruang bagasi belakangnya menjadi sangat lapang, sangat ideal untuk aktivitas luar ruangan dan pelesiran. Di dalam kabin terdapat panoramic sunroof, sistem tata suara premium dari JBL, serta fitur asisten parkir otomatis, dan dari sisi keselamatan sudah dilengkapi banyak airbag serta paket Toyota Safety Sense generasi terbaru.

Kenapa Banyak Orang Akhirnya Balik Lagi ke SUV Bekas

Banyak orang akhirnya kembali memilih SUV bekas murah karena kendaraan ini menawarkan keseimbangan optimal antara nilai ekonomi, keandalan mesin konvensional, dan ketangguhan fisik yang sulit ditandingi tren mobil baru. Di tengah gempuran mobil listrik dan model baru dengan fitur elektronik yang rumit, SUV bekas tetap jadi pilihan rasional yang sangat kuat di pasar otomotif.

Harga Jauh Lebih Masuk Akal

Harga SUV bekas cenderung lebih ramah kantong dibanding mobil baru yang terus melonjak setiap tahun. Membeli SUV bekas membuat konsumen bisa mendapatkan mobil kelas atas dengan harga yang setara atau bahkan lebih murah dari mobil LCGC baru.

Depresiasi Nilai Sudah Melandai

Penyusutan harga terbesar pada mobil terjadi di 1 sampai 3 tahun pertama. Dengan membeli SUV bekas, pemilik terhindar dari kerugian finansial akibat penurunan nilai jual yang drastis di masa awal kepemilikan.

Ketangguhan Fisik dan Jalanan Indonesia

SUV dikenal memiliki ground clearance yang tinggi, fitur fisik yang sangat krusial untuk melewati jalanan berlubang, genangan air, banjir ringan, dan polisi tidur yang sering ditemui di Indonesia.

Durabilitas Mesin Konvensional

Banyak konsumen kembali mencari SUV bekas karena menyukai mesin pembakaran internal konvensional yang tangguh dan mekanikal, dengan risiko kerusakan sistem kelistrikan jangka panjang yang jauh lebih minim dibanding mobil baru yang penuh komputerisasi.

Kemudahan Opsi Perbaikan dan Kabin Multifungsi

SUV bekas dari merek populer memiliki ketersediaan suku cadang yang melimpah, baik versi orisinal maupun imitasi berkualitas, sehingga biaya perawatan jauh lebih murah karena bengkel umum pun sudah familiar dengan mesinnya. 

Ditambah lagi, konsumen Indonesia sangat mementingkan utilitas kabin luas yang mampu menampung banyak penumpang sekaligus barang bawaan untuk perjalanan jauh.

Rekomendasi SUV Bekas dengan Fungsi Serupa, Harga Jauh Lebih Ringan

Sumber: Pinterest

Beberapa alternatif mobil listrik dan hybrid bekas berikut ini punya fungsi yang tidak kalah dari Toyota bZ4X Touring, tapi dengan bujet yang jauh lebih ringan di kantong.

Toyota Corolla Cross Hybrid

Cocok bagi kamu yang menyukai ekosistem Toyota tetapi belum siap 100% beralih ke BEV murni karena keterbatasan stasiun pengisian daya. 

Mobil ini tetap memberi sensasi berkendara senyap khas mobil listrik di kecepatan rendah berkat motor listriknya, dengan efisiensi bahan bakar yang sangat tinggi untuk ukuran SUV perkotaan, dan versi bekasnya bisa didapat jauh di bawah harga lini BEV murni.

Hyundai Ioniq 5

Pilihan tepat jika kamu tetap menginginkan SUV listrik murni dengan fungsionalitas interior yang lebih praktis dan futuristik. Mobil ini dilengkapi teknologi pengisian daya ultra cepat 800V dan fitur Vehicle to Load yang bisa mengubah mobil menjadi power bank berjalan, dan sebagai salah satu pionir BEV rakitan lokal, populasi bekasnya sudah cukup banyak dengan harga yang menyusut signifikan.

Wuling Almaz Hybrid 

menarik bagi kamu yang mencari SUV medium dengan teknologi pintar berbiaya operasional rendah. Mobil ini dilengkapi teknologi Dedicated Hybrid Transmission yang memadukan motor listrik dan mesin bensin secara pintar, lengkap dengan perintah suara berbahasa Indonesia dan sistem keselamatan aktif yang lengkap, dengan harga bekas yang sudah turun drastis dari harga barunya.

Nissan Kicks e-Power 

Bagi kamu yang menyukai karakter berkendara responsif dan senyap murni milik mobil listrik tapi tidak mau repot mencari colokan pengisi daya. Roda digerakkan 100 persen oleh motor listrik, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator otomatis pengisi baterai, sehingga kamu mendapat efisiensi dan torsi instan BEV tanpa kecemasan jarak tempuh.

Chery Omoda 5 E5 

Opsi bagi kamu yang tetap bersikeras menginginkan SUV listrik murni berdesain futuristik dengan harga pasaran bekas yang jauh di bawah Toyota bZ4X. Mobil ini menawarkan jarak tempuh yang cukup jauh, akselerasi instan yang cepat, desain kokpit melengkung yang modern, dan karena harga barunya sejak awal sudah kompetitif, harga unit bekasnya pun sangat terjangkau.

Tabel Perbandingan Karakter Alternatif

Model SUV BekasJenis PenggerakFitur Unggulan Serupa BEVEstimasi Keuntungan Harga Bekas
Hyundai Ioniq 5Listrik Murni (BEV)Fitur V2L, ruang kabin lapang, desain pixelDepresiasi harga seken cukup stabil dan menguntungkan
Chery Omoda 5 E5Listrik Murni (BEV)Layar lengkung, ADAS lengkap, akselerasi instanBEV tahun muda dengan penurunan harga awal yang kompetitif
Nissan Kicks e-PowerHybridRasa berkendara 100% EV, torsi instan, senyapDepresiasi seken cukup besar, menguntungkan pembeli kedua
Toyota Corolla Cross Hybrid HybridSenyap di kecepatan rendah, irit BBM, sasis TNGAJauh lebih murah dari BEV baru, depresiasi Toyota cenderung kuat
Wuling Almaz Hybrid HybridMode EV kecepatan rendah, perintah suara WINDHarga seken terkoreksi dalam, SUV hybrid paling ramah dompet

Hitung-hitungan Biaya: BEV Baru vs SUV Bekas dalam 5 Tahun

Secara keseluruhan, membeli SUV bensin bekas jauh lebih murah di awal, tetapi BEV baru memberikan penghematan biaya operasional yang cukup radikal selama 5 tahun. Simulasi ini menggunakan asumsi harga beli awal yang setara, yaitu Rp400.000.000, dengan jarak tempuh rata rata 18.000 km per tahun atau total 90.000 km dalam 5 tahun.

Tabel Perbandingan Total Biaya Kepemilikan 5 Tahun

Komponen BiayaBEV Baru (Rp400 Juta)SUV Bensin Bekas (Rp400 Juta)
Harga Pembelian AwalRp400.000.000Rp400.000.000
Biaya Energi / Bahan BakarRp22.500.000Rp94.500.000
Biaya Perawatan & ServisRp5.000.000Rp25.000.000
Pajak Kendaraan (PKB)Rp4.000.000Rp25.000.000
Penyusutan Nilai (Depresiasi)Rp160.000.000Rp100.000.000
Estimasi Total Biaya RiilRp191.500.000Rp244.500.000

Konsumsi Energi dan Perawatan

BEV baru rata rata mengonsumsi listrik 1 kWh untuk 6 km dengan tarif sekitar Rp1.500 per kWh, sehingga totalnya hanya Rp22,5 juta selama 5 tahun. Sementara SUV bekas berbahan bakar bensin nonsubsidi menghabiskan sekitar Rp94,5 juta untuk jarak yang sama. Dari sisi perawatan, BEV nyaris tidak punya komponen bergerak seperti oli mesin atau busi sehingga biayanya sangat minim, sedangkan SUV bekas yang memasuki usia 4 sampai 9 tahun membutuhkan perawatan besar dengan estimasi minimal Rp25 juta.

Pajak dan Depresiasi

BEV baru mendapat insentif khusus pemerintah sehingga pajak tahunannya jauh lebih ringan dibanding SUV bensin kelas Rp400 jutaan. Namun dari sisi penyusutan nilai, BEV baru justru merosot lebih dalam karena faktor perkembangan teknologi baterai yang cepat, sementara SUV bekas depresiasinya jauh lebih melandai karena penurunan terbesar sudah terjadi di 3 tahun pertama saat masih berstatus baru.

Faktor Risiko di Luar Tabel

  • BEV baru selalu dilengkapi garansi baterai selama 8 tahun, sehingga kamu relatif aman dari risiko kerusakan komponen termahal.
  • SUV bekas menyimpan risiko kerusakan komponen mekanis seperti transmisi matik atau kebocoran mesin akibat pemakaian pemilik sebelumnya.
  • BEV bebas dari aturan ganjil genap di wilayah Jakarta dan punya biaya operasional bulanan yang jauh lebih ringan bagi arus kas kamu.

Baca Juga: 

Temukan Pilihan SUV Bekasnya di Belanja Mobil

Setelah melihat perbandingan di atas, kamu jadi punya gambaran lebih jelas soal mana yang paling cocok dengan kebutuhan dan bujet kamu. Kalau kamu masih mencari SUV bekas murah dengan kondisi terkurasi dan harga transparan, Belanja Mobil bisa jadi tempat yang tepat untuk mulai membandingkan pilihan.

Mau SUV dengan harga yang lebih masuk akal? Cek pilihan SUV bekas terkurasi di Belanja Mobil.